28/12/13

Sunnah Rosul Dalam Makan atau Minum - Rosul mengajarkan kita untuk menjaga kesehatan melalui gaya hidup yang sehat, salah satunya adalah melalui tata cara makan dan minum yang sehat. Beberapa adab Rosulullah dalam makan dan minum adalah sebagai berikut:

Minuman dan makanan yang paling mendasar dalam kebutuhan kesehatan manusia, karena tanpa air  dan makanan seseorang bisa mati. Minum dan makan adalah aktifitas untuk memenuhi kebutuhan manusia agar dapat bermetabolisme, tetapi jika kegiatan kegiatan itu dilakukan secara sembarangan maka alih-alih mendapatkan manfaat, justru dapat memberikan efek yang negatif terhadap tubuh. Rosulullah mengajarkan kita tata cara minum dan makan agar tubuh kita benar-benar merasakan manfaat positif yang maksimal. Tata cara Rosulullah minum dan makan adalah sebagai berikut:
  • Meniatkan makan dan minum untuk dapat beribadah kepada Alloh agar bernilai pahala
  • Makan dan minum dengan tangan kanan. Menurut penelitian*, orang yang makan atau minum dengan tangan kanan mempunyai umur yang lebih panjang dibanding dengan orang kidal.
  • Tidak bernafas dan meniup air minum. Bernafas atau meniup air minum dikhawatirkan hal tersebut mengotori air minum atau menimbulkan bau tidak sedap yang berasal dari mulut, atau dikhawatirkan ada sesuatu dari mulut atau hidung yang dapat mengotori minuman. Secara ilmiah medis, ketika kita bernafas dan mengeluarkan kembali udara melalui mulut maka asupan udara yang kita peroleh dan yang kita keluarkan itu berbeda. Yang kita hirup adalah oksigen (O2) dan disaring melalui hidung, sedangkan yang keluar itu udara kotor yang mengandung karbon dioksida (CO2). Jika kita meniup makanan sama artinya melekatkan zat karbon itu pada makanan dan kemungkinan juga melekatnya bakteri/kuman/mikroba/debu/kotoran pada makanan.
  • Bernafas tiga kali ketika minum. Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu beliau mengatakan, "Ketika Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam minum beliau mengambil nafas di luar wadah air minum sebanyak tiga kali." Dan beliau bersabda, "Hal itu lebih segar, lebih enak dan lebih nikmat."
  • Makan dan minum dengan posisi duduk. Secara fisiologis posisi ideal bagi lambung dan organ pencernaan saat kita makan adalah sambil duduk, bukan berdiri apalagi sambil berjalan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler berotot yang bisa membuka dan menutup agar air kemih bisa lewat. Dan ternyata sfringer ini hanya bekerja pada saat kita duduk. Sehingga jika kita minum atau makan sambil berdiri, air yang masuk tubuh akan masuk begitu saja tanpa disaring oleh sfringer langsung menuju kandung kemih. Ketika menuju kandung kemih itulah terjadi pengendapan di saluran sepanjang ureter sehingga dapat menimbulkan penyakit seperti kristal ginjal. 
  • Tidak makan minum berlebihan. Mengisi perut dengan berlebihan dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit baik jasmani maupun rohani. Rosulullah bersabda yang artinya "Jauhilah olehmu mengisi perut dengan penuh terhadap makanan dan minuman, sebab mengisi perut dengan penuh akan membahayakan tubuh dan menyebabkan malas salat." (H.R. Bukhari)
Demikian sunnah-sunnah Rosul dalam Makan atau Minum yang bermanfaat bagi kesehatan kita.

*Kami mendapatkan informasi ini dari beberapa artikel di internet yang tidak mencantumkan sumber penelitian

20/12/13


Manfaat Daun Salam - Daun salam merupakan salah satu bumbu penyedap yang banyak di gunakan di berbagai kreasi makanan. Tetapi tak hanya sebatas sebagai bumbu penyedap, ternyata daun salam juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Apa saja manfaat daun salam?

1. Mengatasi Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Daun salam dapat digunakan sebagai obat hipertensi dengan meminumnya secara teratur sehari sekali. Kandungan zat tanin dan flavonida yang cukup tinggi memungkinkan daun salam sebagai obat herbal untuk mengatasi hipertensi. Caranya adalah dengan merebus 10 lembar daun salam ke dalam air 3 gelas, ditunggu hingga mendidih dan tersisa satu gelas.

2. Mengobati Penyakit Asam Urat
Selain sebagai obat hipertensi, daun salam juga berkhasiat sebagai obat asam urat. Daun salam mempunyai kandungan vitamin C dan vitamin B kompleks yang sangat berguna dalam penyembuhan asam urat.

3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Untuk mengambil manfaat daun salam dalam menigkatkan daya tahan tubuh, cukup dengan menambahkannya pada berbagai masakan atau mengolahnya menjadi teh.

4. Obat Batuk
Untuk menjadikan daun salam sebagai obat batuk, caranya adalah merebus 7 lembar daun salam kering dalam dua gelas air. Tunggu hingga mendidih dan air rebusan tersisa setengahnya. Setelah airnya dingin, campurkan dengan perasan 1 buah lemon atau jeruk nipis dan 3 sendok makan madu.

5. Mengobati Diare dan Maag
Siapkan 20 lembar daun salam, cuci bersih dan rebus dalam 2 liter air. Tambahkan 2 sendok makan garam dalam air rebusan. Rebus hingga mendidih dan minum ramuan ini secara teratur selama masih mengalami diare.

Untuk berbagi manfaat daun salam, maka Ayam Penyet Margo cabang Margonda 368 menyediakan air daun salam gratis.

Demikian manfaat daun salam, silahkan coba resep - resep obat menggunakan daun salam.

14/10/13

Allohu Akbar... Allohu Akbar... Allohu Akbar... Allohu Akbar wa lillahilhamd...

Idul Adha tiba, artinya akan banyak daging kambing dan sapi bertebaran dimana-mana. Di dapur-dapur akan banyak tercium aroma masakan kambing. Anggota keluarga juga pasti banyak yang menantikan masakan-masakan istimewa dari kambing atau sapi. Nah, agar masakan tetap istimewa, Ibu-ibu di rumah perlu mengetahui tips bagaimana mengolah daging kambing agar tidak bau. Karena memang sudah terkenal di manapun kalau daging kambing itu bau.

Berikut beberapa tips mengolah daging kambing agar tidak bau:
1. Potongan
Mulai dari tips yang murah dulu, tidak perlu menyiapkan bahan-bahan tertentu. Cukup dengan potongan yang benar. Bagaimana memotong daging kambing yang benar? Yaitu memotong searah serat daging

2. Bungkus dengan daun pepaya dan buah nanas
Setelah tips pertama hanya menggunakan pisau, tips kedua sudah mulai menggunakan bahan lain, yaitu daun pepaya dan buah nanas. Nanas berguna untuk menghilangkan bau amis dari daging kambing, sedangkan daun pepaya agar daging menjadi empuk setelah matang. Tetapi terkadang ada beberapa orang yang menginginkan daging kambing yang agak liat, tidak terlalu empuk, agar kesan makan daging kambingnya tetap ada :-)

3. Tetesan jeruk nipis
Masih mudah ditemukan bahannya, dan memang sudah umum dilakukan :-), yaitu menggunakan tetesan jeruk nipis. Caranya, sebelum dimasak daging kambing disiram dengan tetesan air jeruk nipis. 

4. Cuka
Tips keempat, bahannya relatif masih mudah didapat :-), yaitu menggunakan cuka. Untuk menghilangkan bau daging kambing, rebus daging kambing dalam air mendidih (air mendidih dulu, baru daging dimasukkan), tuang 50 gram cuka untuk 1 kg daging, kemudian tiriskan.

5. Jambu klutuk
Tips kelima mulai menggunakan bahan yang tak begitu umum akrab dengan dapur, yaitu daun jambu klutuk. Tak ada setiap hari kan di dapur? Caranya daun jambu dipenyet penyet bersama dengan daging kambing sebelum dimasak.

Nah, selamat mencoba tips di atas, semoga berhasil dan bolehlah bagi-bagi dagingnya dengan saya :-).

13/10/13

tes